bahan-sosialisasi

   Berlangganan Newsletter    

 

halalmui-peresmian-gedung-lppommui-jabarBandung - Mengawali tahun 2016, LPPOM MUI Jawa Barat menempati gedung baru di Jl. RE Martadinata, Bandung. Gedung setinggi empat lantai tersebut diresmikan penggunaannya oleh Direktur LPPOM MUI Pusat, Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M,Si pada Kamis, 7 Januari 2016.

 

Ketua MUI Jabar Bidang Perekonomian, ‎Drs. H. Mustafa Djamaludin, MM menyatakan bahwa gedung senilai Rp 3,5 miliar itu pada awalnya dibangun dengan modal tekad yang kuat agar lembaga halal di Jabar ini memiliki gedung sendiri yang representatif. Sebab, selama ini pelayanan terhadap perusahaan yang mengajukan sertifikasi halal dilakukan di tempat yang cukup sempit dan tidak nyaman. "Alhamdulillah, berkat dukungan berbagai pihak gedung ini akhirnya selesai dibangun," kata Mustafa.

 

Jakarta - Informasi tentang kehalalan suatu produk makanan,minuman maupun barang gunaan merupakan salah satu hak asasi manusia (HAM) yang harus didapatkan setiap orang.

"Setiap orang berhak tahu akan pengetahuan halal, bagaimana sebuah produk itu halal atau tidak. Oleh karenanya kita selaku masyarakat harus peduli akan halal," demikian disampaikan Menteri Regional  Jakarta Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA), Silviani J. Prisa pada acara aksi peduli halal di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (13/12).

Aksi peduli halal ini digelar pada car free day di Bundaran HI dengan mengambil tema  "Everyone need to know halal product", diadakan dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manusia sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 10 Desember.

Lebih lanjut, Silviani mengatakan bahwa aksi ini telah didukung lebih 300 orang dari berbagai kalangan masyarakat dengan berbagai latar belakang profesi, para pelajar, profesional muda bahkan kalangan birokrat pun ikut hadir membubuhkan tanda tangan mendukung aksi ini.

"Dengan dibubuhkannya tanda tangan, membuktikan bahwa setiap masyarakat peduli akan pengetahuan tentang halal sebagai hak setiap warga negara yang harus dijaga kelangsungannya ," ujar Silviani.

Salah seorang warga, Nurdifin, mendukung penuh aksi ini. Menurutnya, aksi ini sangat positif, karena pada saat sekarang ini orang- orang sangat sulit mengetahui suatu produk itu halal atau haram, oleh karenanya diperlukan sosialisasi pengetahuan tentang halal agar masyarakat bisa memilih dan memilah suatu produk yang akan dikonsumsi.

"Melalui aksi ini adalah waktu yang tepat untuk memasyarakatkan dan menyosialisasikan tentang halal kepada masyarakat umum dan perlu ditingkatkan pada aksi-aksi berikutnya," harap Nurdifin. YS.

Sumber:Halalmui.org, Senin, 14 Desember 2015

 

Bread-Talk-JCOBogor- Meski banyak diminati umat Islam Indonesia, produk-produk roti dan donat yang dibuat oleh produsen Breadtalk dan JCO belum memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 

halalmui-pengurus-lppommui-2015-2020Bogor - Setelah melewati masa pengabdian sejak 2009, Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M.Si kembali diberi amanah oleh Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk kembali memimpin LPPOM MUI  masa khidmat 2015 – 2020. Pelantikan Dr. Lukmanul Hakim, M.Si beserta jajaran pengurus LPPOM MUI lainnya, dilakukan oleh Ketua Umum MUI Dr. KH. Ma’ruf Amin bersama Sekjen MUI, Dr. H. Anwar Abbas,  bertempat di gedung Global Halal Centre, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 13 Oktober 2015. 

 

halalmui-kulinerJakarta -- DKI Jakarta sebagai ibu kota negara dan menjadi gerbang utama Indonesia, terus mempersiapkan diri sebagai salah satu kota wisata halal. Selain sudah menerbitkan Peraturan Gubernur DKI tentang Halal, dalam waktu dekat Jakarta juga akan memiliki kawasan kuliner halal.

 

halalmui-kancing-baju2Bogor – Dalam beberapa Kitab Fiqh klasik karya ulama salaf di masa silam disebutkan pembahasan tentang kancing untuk pakaian yang dibuat dari tulang hewan. Dan di masa kini, ternyata ada banyak produk dari bahan tulang ini dibuat menjadi kancing baju. Bahkan juga diolah jadi manik-manik tasbih, aksesori pakaian dan produk-produk lain yang sejenis itu. Karena dibuat dari tulang, maka sebagai Muslim, hal ini harus dicermati dengan teliti.

 

Demikian dikemukakan Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir. Muti Arintawati, M.Si., pada pembukaan Pelatihan Sistem Jaminan Halal (SJH), Selasa, 15 September 2015 di Bogor.

 

“Jelas produk kancing dari tulang ini harus diwaspadai. Apalagi kalau dari tulang babi,” tuturnya dengan tegas kepada 47 peserta pelatihan yang akan berlangsung sampai 17 September 2015 di Global Halal Center Bogor itu.

Page 1 of 14

facebook twitter pusathalal

download bahan sosialisasi halal

Artikel Dan Referensi Berita   Produk Halal   Konsultasi Kuliner Halal     bayi-halal
           
Info Penting Halal   Seputar Halal Produk Halal MUI Pusat Halal Haram Resep halal
Artikel Seputar halal Dunia Islam Produk Halal MUI Daerah Alam Ghoib Wisata Kuliner Halal
Kumpulan Fatwa       Daftar Badan Sertifikasi     
Kesehatan       Produk Halal Terbaru Halal Market
Alam Ghoib       Mobille Halal Directory   PlazaHalal.com
Video Halal                    
Bahan Sosialisasi Halal      

 

PARTNER KAMI

DH-logo Transnew web1 IMG 01082013 101516 8ce50af69876b2d3826cb424d2fb5be5 Radio Annisa Badar TV logo-hellocikarang 
Copy of logo plazahalal final logo-mobdir logo komphi baru Copy of halatomedia logo